10 Cara Pijat Paling Populer

Bagaimana akhir pekan Anda? Apakah berekreasi ke luar kota,  menjelajah
mal-mal, atau di rumah saja. Apapun pilihan Anda akhir pekan memang menjadi
waktu paling sedap untuk mengembalikan vitalitas tubuh dan meredam segala
stres yang terjadi sepanjang pekan.

Anda juga bisa menikmati akhir pekan dengan massage atau pijat. Kini di
sejumlah tempat tersedia banyak teknik pijat dari seluruh dunia yang bisa Anda
jajal.

Tentu saja demi kesehatan dan kebugaran, pastikan teknik pijat yang Anda pilih
sesuai dengan kebutuhan Anda
Berikut beberapa jenis pijat paling populer
di seluruh dunia yang bisa Anda pilih seperti disarikan dari About Health 

1. Pijat Swedia 

Pijak Swedia sebenarnya lumayan sederhana. Terapis akan menggunakan tekanan
yang lembut dan memanjang, seperti gerakan menguleni adonan, dikombinasikan
dengan gerakan memutar.

Gerakan dilakukan pada otot-otot besar di tubuh dengan menggunakan minyak
khusus memijat. Sensasi yang dihasilkan pijatan ini sangat lembut dan membuat
relaks. Jika Anda tak pernah dipijat sebelumnya, rasanya tak akan ada masalah
menjajal terapi ini.

2. Pijat Aromaterapi 

Dengan pijat jenis ini Anda akan mendapatkan tambahan berupa penggunakan
minyak pijat dengan aroma tumbuh-tumbuhan yang disesuaikan dengan kebutuhan
Anda.

Anda bisa memilih minyak dan mendiskusikannya dengan terapis untuk mendapatkan
yang sesuai dengan kebutuhan. Ada minyak yang dikhususkan untuk membuat
relaks, meningkatkan energi, mengurangi stres, menyeimbangkan tubuh, dan
lain-lain.

Aroma yang paling sering digunakan adalah minyak aroma lavender. Arom ini
biasanya berkaitan dengan kondisi stres atau masalah emosi lainnya. 

3. Pijat Batu Panas 

Terapis akan menggunakan batu alam yang dipanaskan dalam suhu tertentu.
Gerakan memijat dengan menggunaan batu ini akan memberi sensasi hangat yang
bisa membuat otot yang tegang menjadi lebih lemas. Penggunaan batu alam juga
dipercaya bisa menyeimbangkan energi yang ada di pusat tubuh.

Pijat batu panas sangat baik untuk orang-orang dengan masalah ketegangan otot
namun menginginkan pijat dengan gerakan yang lebih ringan.

4. Pijat jaringan dalam
 

Pijat jaringan dalam mentarget lapisan yang lebih dalam dari otot dan jaringan
yang terkait. Terapis akan menggunakan tekanan dan gesekan yang lebih keras
namun lambat di sejumlah kelompok otot.

Pijat ini sangat bermanfaat untuk kondisi otot yang tegang kronis hingga nyeri
otot, ketegangan yang berulang, masalah postur, dan penyembuhan dari cedera.
Usai pijat mungkin orang akan merasakan nyeri untuk 1-2 hari. 

5. Shiatsu 

Shiatsu adalah pijat yang berasal dari budaya Jepang. Pijat ini menggunakan
tekanan dengan jari yang berirama pada titik-titik meridian akupunktur. Tiap
titik akan ditahan tekanannya selama 2-8 detik untuk mengembalikan energi dan
membantu tubuh untuk mencapai keseimbangan kembali.

Biasanya orang akan menemukan kenikmatan bahkan pada percobaat pijat shiatsu
untuk pertama kalinya. Pijat ini memang membuat relaks, tapi juga memberi
sensasi tegas pada tiap penekanannya. Tambahan lagi shiatsu tidak menyisakan
rasa nyeri sesudahnya.

6. Pijat Thai
 

Seperti Shiatsu, pijat Thai bertujuan mengalirkan energi ke seluruh tubuh
melalui penekanan di  titik-titik tubuh tertentu. Hanya pada pijat Thai
ditambah dengan penekanan dan perenggangan. Anda tak akan hanya rebah diam.
Terapis akan membuat Anda bergerak dan merenggangkan Anda ke sejumlah postur
tertentu. Rasanya akan seperti beryoga tapi tanpa banyak usaha.

Pijat Thai adalah jenis yang paling bertenaga dibanding dengan jenis pijat
lainnya. Jenis ini juga akan mengurangi stres dan memperbaiki kelenturan tubuh
lewat sejumlah latihan gerakan. 

7. Pijat Hamil 

Disebut juga pijat prenatal, pijat ini kini sangat populer di kalangan ibu-ibu
yang sedang hamil. Terapis haruslah orang yang memang sudah teruji,
bersertifikasi dan memahami postur yang aman untuk ibu dan bayi dalam
kandungannya. Mereka juga harus bisa memodifikasi gerakan demi kenyamanan ibu
dan bayi.

Pijat ini bertujuan untuk mengurangi stres, mengurangi pembengkakan,
mengurangi rasa nyeri dan sakit dan mengurangi kecemasan dan depresi. Pijat
ini disesuaikan pada tiap-tiap kebutuhan ibu hamil.

8. Pijat Refleksologi 

Meski sering disebut juga sebagai pijat kaki, pijak refleksologi lebih rumit
dibanding pijat kaki biasa.Refleksologi mengandung gerakan, tekanan pada
beberapa titik di kaki yang berkaitan dengan organ dan sistem di tubuh.
Refleksologi sangat membuat santai, terutama pada orang-orang yang lebih
sering berdiri  atau sedang dalam kondisi sangat lelah.

9. Pijat Olahraga 

Pijat olah raga biasanya didesain khusus untuk orang yang mengikuti aktivitas
fisik. Tapi Anda tak perlu jadi atlet profesional untuk mendapatkan jenis
pijatan ini. Karena teknik pijatan ini seringkali juga digunakan untuk mereka
yang aktif dan rajin berolah raga. Fokus pijat ini bukan untuk relaksasi tapi
lebih untuk mencegah dan mengobati cedera dan meningkatkan performa atletis.

Pijat olah raga ini menggunakan kombinasi dari berbagai teknik pemijatan.
Hanya saja hentakannya lebih keras dari teknik pijat Swedia. Ada pula teknik
perenggangan di sejumlah tempat. Cara-cara ini bertujuan untuk membuat otot
lebih rilesk dan meningkatkan flexibilitas.

10. Pijat Punggung 

Biasanya hanya berlangsung selama 30 menit. Meski biasanya hanyalah berupa
layanan tambahan pada saat Anda melakukan perawatan lain, seperti creambath
untuk rambut, namun pijat ini layak dicoba pula. Hasilnya biasanya lebih baik,
karena terapis lebih fokus pada punggung Anda. 

Sumber : Cnnindonesia

Artikel Lainnya

Terpopuler